Neverness to Everness (NTE) resmi dirilis dan langsung mencuri perhatian sebagai game urban open-world berbasis Unreal Engine 5 tercanggih saat ini. Dengan visual kota metropolitan yang memukau serta fitur modifikasi mobil ala GTA, banyak pemain bertanya-tanya: “Apakah PC saya kuat menjalankan NTE?”
Artikel ini akan membahas tuntas spesifikasi PC untuk Neverness to Everness, mulai dari kebutuhan minimum hingga rekomendasi terbaik. Kami juga membagikan tips rahasia optimasi agar PC low-end tetap lancar bermain tanpa lag.
Spesifikasi Resmi PC Neverness to Everness
Hotta Studio menetapkan standar hardware yang cukup tinggi demi memaksimalkan teknologi Ray Tracing dan Lumen. Berikut adalah rincian spesifikasi resminya:
1. Spesifikasi Minimum
Ini adalah batas bawah agar game bisa berjalan. Pengalaman mungkin masih ada stuttering jika pengaturan tidak diturunkan.
- OS: Windows 10/11 (64-bit)
- CPU: Intel Core i7-10700 atau AMD Ryzen 7 3700X
- GPU: NVIDIA GTX 1660 atau AMD RX 5600 XT
- RAM: 16 GB
- Storage: 60 GB SSD
2. Spesifikasi Rekomendasi
Untuk pengalaman bermain mulus dengan grafik tinggi dan Ray Tracing aktif.
- OS: Windows 10/11 (64-bit)
- CPU: Intel Core i7-12700 atau AMD Ryzen 7 5800X
- GPU: NVIDIA RTX 3060 atau AMD RX 6700
- RAM: 32 GB
- Storage: 60 GB NVMe SSD
⚠️ Peringatan Penting:
Game ini sangat tidak disarankan dijalankan menggunakan hard disk tradisional (HDD). Proses rendering kota terbuka yang cepat membutuhkan kecepatan baca tulis tinggi. Menggunakan HDD akan menyebabkan stuttering parah. Wajib menggunakan SSD (NVMe lebih disarankan).
(Baca Juga: Spesifikasi HP Android untuk Neverness to Everness )
Tips Main Neverness to Everness di PC Low-End (Anti-Lag)
Jika spesifikasi PC Anda berada di bawah minimum (misalnya masih menggunakan GTX 1050 Ti, GTX 1650, atau RAM 8GB), jangan berkecil hati. Lakukan optimasi berikut agar game tetap playable:
1. Aktifkan Fitur FSR atau DLSS
NTE mendukung teknologi upscaling yang sangat membantu meningkatkan FPS.
- Masuk ke pengaturan grafik.
- Aktifkan AMD FSR (FidelityFX Super Resolution) atau NVIDIA DLSS (jika GPU mendukung).
- Pilih mode "Performance". Ini akan memberikan tambahan FPS signifikan tanpa merusak visual secara ekstrem.
2. Atur Grafik ke "Low Performance"
Fokuskan penurunan pengaturan pada tiga aspek paling berat:
- Shadow Quality: Set ke Low. Bayangan realistis memakan banyak resource GPU.
- Post-Processing: Set ke Low untuk mematikan efek kabur (blur) dan cahaya tambahan yang membebani GPU.
- Crowd & Traffic Density: Turunkan kepadatan penduduk dan lalu lintas. Ini sangat meringankan beban CPU.
3. Matikan Ray Tracing & V-Sync
- Ray Tracing: Pastikan fitur ini dalam kondisi OFF. Ini adalah penyebab utama penurunan drastis pada PC entry-level.
- V-Sync: Matikan jika Anda mengalami input lag saat bertarung atau mengemudi. Namun, nyalakan kembali jika layar mengalami screen tearing (gambar terbelah).
4. Manfaatkan Virtual Memory (Page File)
Jika RAM Anda hanya 8 GB, sistem akan cepat penuh.
- Atur Virtual Memory di Windows agar berada di drive SSD.
- Ini membantu menampung data game yang meluap dari RAM fisik, mengurangi risiko crash atau freeze saat membuka peta besar.
Kesimpulan
Neverness to Everness menawarkan pengalaman visual next-gen yang menuntut hardware mumpuni. Untuk hasil terbaik, targetkan RTX 3060 dan 32 GB RAM. Namun, dengan trik optimasi di atas, pemilik PC budget tetap bisa menikmati suasana kota metropolis NTE tanpa frustrasi akibat lag.
Pastikan driver GPU Anda selalu diperbarui ke versi terbaru sebelum meluncurkan game!
No comments yet